KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), menyelenggarakan Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa 2026 yang meriah pada hari Jumat hingga Minggu, 28-30 Maret lalu. Kegiatan tahunan yang telah menjadi tradisi ini menciptakan antusiasme luar biasa di kalangan mahasiswa dengan melibatkan lebih dari 2.000 peserta dari berbagai fakultas dan program studi.
Momentum penutupan kegiatan pada 31 Maret 2026 menjadi titik puncak apresiasi terhadap dedikasi mahasiswa dalam mengembangkan potensi non-akademik mereka. Festival yang berlangsung di kompleks kampus utama Universitas Muhammadiyah Kendari di Jalan Sultan Muhammad Saleh menampilkan ragam kompetisi olahraga, pameran seni, pertunjukan musik, dan tradisi budaya lokal yang memperkaya khazanah kesenian Indonesia.
### Latar Belakang Penyelenggaraan
Pelaksanaan Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa 2026 merupakan bagian integral dari komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mengembangkan karakter dan kompetensi lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki kreativitas dan jiwa sportivitas tinggi. Lembaga Penjaminan Mutu, sebagai lembaga yang bertanggung jawab terhadap peningkatan kualitas pendidikan, memandang kegiatan ini sebagai sarana strategis untuk mencapai visi universitas.
Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Andi Saputra, M.Pd., menjelaskan bahwa festival ini dirancang sebagai platform holistik bagi mahasiswa untuk mengekspresikan bakat dan kemampuan di luar ruang kelas. “Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa bukan sekadar ajang hiburan, melainkan bagian penting dari strategi pengembangan sumber daya manusia berkualitas yang kami targetkan,” ujar Dr. Andi Saputra dalam acara pembukaan festival pada 28 Maret lalu.
Lebih lanjut, Kepala LPM menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan misi Universitas Muhammadiyah Kendari untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter Islami, profesional, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. “Melalui kegiatan seni dan olahraga, mahasiswa belajar tentang kerja sama tim, disiplin, kreativitas, dan pengembangan kepribadian yang komprehensif,” tambahnya.
### Rangkaian Kegiatan dan Partisipasi Mahasiswa
Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa 2026 menampilkan sederet cabang olahraga kompetitif yang mencakup sepak bola, futsal, bola voli, bulu tangkis, tenis meja, basket, dan atletik. Di sektor seni budaya, festival menghadirkan kompetisi yang beragam, mulai dari seni tari tradisional dan kontemporer, musik, dekorasi, teater, hingga pameran karya seni visual.
Ketua Panitia Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa 2026, Siti Nurhaliza, mahasiswi Fakultas Teknik semester VI, mengungkapkan bahwa persiapan acara memakan waktu sekitar empat bulan dengan melibatkan ratusan relawan mahasiswa. “Kami sangat antusias menghadirkan festival yang berkualitas dan memberikan pengalaman berkesan bagi seluruh peserta. Partisipasi mahasiswa sangat luar biasa, melampaui target awal kami,” ujar Siti Nurhaliza pada sela-sela acara.
Salah satu destraksi utama festival adalah pertandingan sepak bola antarfakultas yang dihadiri oleh lebih dari 1.500 penonton, termasuk dosen dan karyawan universitas. Pertandingan final yang mempertemukan Fakultas Teknik versus Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora berlangsung sengit dan menghasilkan Fakultas Teknik sebagai juara dengan skor 3-2 dalam babak perpanjangan waktu.
Dalam cabang bulu tangkis, kompetisi tunggal putra menghadirkan mahasiswa-mahasiswa berbakat dari berbagai fakultas. Juara pertama berhasil diraih oleh Muhammad Rizki Pratama, mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis yang juga aktif di klub bulu tangkis universitas. “Saya sangat bersyukur bisa meraih juara. Kompetisi ini sangat ketat karena pesertanya banyak dan berkualitas. Ini memotivasi saya untuk terus berlatih dan menjadi atlet yang lebih baik,” kata Muhammad Rizki setelah pengumuman hasil.
Di bidang seni, kompetisi tari tradisional Sulawesi Tenggara mencuri perhatian dengan pertunjukan yang memukau dari mahasiswa-mahasiswi berbakat. Seni tari kabasaran dan tari meode, yang merupakan warisan budaya masyarakat Kendari, ditampilkan dengan kostum autentik dan formasi yang presisi. Kelompok tari dari Fakultas Pendidikan berhasil meraih juara pertama dengan interpretasi kreatif terhadap tari tradisional yang tetap mempertahankan nilai-nilai budaya lokal.
Pertunjukan musik juga menjadi sorotan dengan format yang beragam, termasuk band rock, musik akustik, hingga musik tradisional yang dikolaborasikan dengan alat musik modern. Sebuah kelompok musik dari program studi Pendidikan Seni, yang menampilkan musik rakyat Sulawesi dengan aransemen kontemporer, mendapatkan standing ovation dari penonton.
### Apresiasi dan Dukungan Pimpinan Universitas
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. Syaiful Anwar, M.Sc., hadir pada acara penutupan festival pada 31 Maret 2026 dan memberikan sambutan yang penuh apresiasi. Prof. Syaiful Anwar menyoroti pentingnya keseimbangan antara pengembangan akademik dan non-akademik dalam membentuk mahasiswa yang utuh.
“Hari ini kita telah menyaksikan bagaimana mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari menunjukkan bakat, kreativitas, dan sportivitas mereka di berbagai bidang. Ini membuat saya bangga karena menunjukkan bahwa universitas kita tidak hanya menghasilkan sarjana yang cerdas secara intelektual, tetapi juga manusia-manusia yang berpengetahuan luas dan memiliki karakter yang kuat,” ujar Prof. Syaiful Anwar.
Rektor lebih lanjut menekankan bahwa kegiatan seperti ini sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Kendari untuk menjadi pusat keunggulan pendidikan di kawasan Indonesia Timur. “Kami percaya bahwa mahasiswa yang aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler akan lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja. Mereka akan memiliki networking yang lebih luas, kemampuan komunikasi yang lebih baik, dan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya kolaborasi,” tambah Prof. Syaiful Anwar.
Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Hj. Ramlah, M.Si., juga memberikan komentar positif terhadap pelaksanaan festival. Menurut Dr. Ramlah, kegiatan ini mencerminkan komitmen universitas dalam mengintegrasikan nilai-nilai Muhammadiyah yang menekankan pada pengembangan sumber daya manusia yang seimbang. “Organisasi Muhammadiyah sejak awal berdiri telah memahami bahwa pendidikan Islam harus mencakup pengembangan jasmani dan rohani. Festival ini adalah manifestasi nyata dari pemahaman tersebut,” jelas Dr. Ramlah.
### Dampak dan Manfaat Jangka Panjang
Para ahli pendidikan melihat festival seni dan olahraga mahasiswa sebagai kegiatan yang memiliki dampak signifikan terhadap pengembangan soft skills dan personal development mahasiswa. Kepala Bagian Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Kendari, Drs. Bambang Sutrisno, M.Pd., menjelaskan bahwa mahasiswa yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler menunjukkan peningkatan yang terukur dalam hal kepercayaan diri, kemampuan leadership, dan ketahanan menghadapi stres.
“Data dari survey kepuasan mahasiswa tahun akademik 2025/2026 menunjukkan bahwa mahasiswa yang aktif dalam kegiatan organisasi dan kegiatan non-akademik memiliki IPK yang tidak jauh berbeda dengan mahasiswa yang hanya fokus pada studi, bahkan beberapa di antaranya mencatat IPK yang lebih tinggi. Ini menunjukkan bahwa keseimbangan antara aktivitas akademik dan non-akademik sangat penting,” kata Drs. Bambang Sutrisno.
Festival ini juga berperan dalam memperkuat bonding antarfakultas dan program studi. Salah satu mahasiswa peserta, Dewi Lestari dari Fakultas Ilmu Kesehatan, mengungkapkan bahwa kegiatan festival memberikan kesempatan berharga untuk berinteraksi dengan mahasiswa dari latar belakang akademis yang berbeda. “Melalui kompetisi olahraga, saya bertemu dengan banyak teman baru dari berbagai fakultas. Ini sangat berguna untuk memperluas jaringan dan perspektif saya tentang universitas sebagai komunitas yang lebih besar,” ujar Dewi Lestari.
Dari perspektif pengembangan bakat, festival ini juga menjadi ajang showcase bagi mahasiswa-mahasiswa berbakat untuk mendapatkan pengakuan dan dukungan lebih lanjut. Beberapa peserta yang menunjukkan prestasi cemerlang di festival ini telah mendapatkan penawaran untuk mengikuti kompetisi atau pelatihan tingkat regional dan nasional yang diselenggarakan oleh berbagai organisasi olahraga dan seni profesional.
### Infrastruktur dan Persiapan Teknis
Pelaksanaan festival yang sukses juga didukung oleh infrastruktur kampus yang memadai. Fasilitas olahraga Universitas Muhammadiyah Kendari, termasuk lapangan sepak bola standar, lapangan bulu tangkis indoor, aula serba guna, dan studio musik, dioptimalkan penggunaannya selama tiga hari penyelenggaraan festival. Lembaga Penjaminan Mutu bekerja sama dengan Bagian Sarana dan Prasarana dalam memastikan semua fasilitas dalam kondisi prima dan aman untuk penggunaan.
Direktur Lembaga Penjaminan Mutu, Dr. Andi Saputra, menerangkan bahwa persiapan teknis melibatkan koordinasi intensif dengan berbagai unit di universitas. “Kami memastikan bahwa setiap aspek dari festival, mulai dari pendaftaran peserta, persiapan venue, penyediaan hadiah, hingga dokumentasi acara, berjalan dengan lancar dan terorganisir dengan baik. Tim LPM bekerja sama dengan panitia mahasiswa dan berbagai stakeholder di universitas untuk menjamin kesuksesan acara ini,” jelasnya.
### Penutup
Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa 2026 Universitas Muhammadiyah Kendari telah berhasil menciptakan momentum positif bagi pengembangan potensi mahasiswa di berbagai bidang. Antusiasme peserta, dukungan pimpinan universitas, dan partisipasi aktif seluruh civitas akademika membuktikan bahwa kegiatan ini telah menjadi bagian integral dari kehidupan kampus.
Ke depan, Lembaga Penjaminan Mutu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan skala penyelenggaraan festival seni dan olahraga mahasiswa. Dengan tetap mempertahankan nilai-nilai kreatif, sportivitas, dan kebersamaan, festival ini diharapkan dapat terus memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan karakter dan kompetensi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai generasi penerus bangsa yang berpengetahuan, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Seiring dengan berakhirnya kegiatan pada 31 Maret 2026, seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Kendari memasuki periode evaluasi menyeluruh untuk mempersiapkan penyelenggaraan festival yang lebih baik pada tahun-tahun mendatang. Semangat yang ditunjukkan oleh mahasiswa dalam festival ini akan terus menjadi motivasi bagi universitas dalam menjalankan misi mulia mengembangkan sumber daya manusia berkualitas.
—
Penulis: Redaksi Berita Kampus
Kendari, 31 Maret 2026